Hukum Properti & Pertanahan
Kami mendampingi perolehan, pemberian hak, pensertipikatan, sewa, dan pengembangan tanah berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) beserta peraturan pelaksanaannya, serta kerangka perizinan yang mengatur pembangunan di kawasan perkotaan utama dan wilayah sekitar sumber daya alam di Indonesia. Hukum pertanahan Indonesia mengenal beberapa jenis hak yang berbeda — terutama Hak Milik, Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usaha, dan Hak Pakai — masing-masing dengan syarat subjek, jangka waktu, dan proses perpanjangannya sendiri, dan masing-masing dapat memicu sengketa bila suatu transaksi disusun tanpa memperhatikan sepenuhnya hak apa yang sebenarnya melekat pada tanah tersebut.
Perkara pertanahan di Indonesia sarat dengan kerumitan historis dan administratif. Klaim yang tumpang tindih, hak ulayat yang tidak terdaftar, ketidaksesuaian batas antara sertipikat dan bidang tanah yang digambarkannya, serta terputusnya riwayat peralihan hak merupakan hal yang lazim, bukan pengecualian, terutama di wilayah — termasuk Kalimantan Timur — di mana pesatnya pembangunan melampaui kapasitas administrasi untuk menertibkan data pertanahan secara menyeluruh. Sertipikat yang tampak bersih sering kali tidak demikian, dan praktik kami dibangun di atas verifikasi antara apa yang dinyatakan dokumen dengan apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh data dan kondisi di lapangan: kami melakukan uji tuntas yang melampaui sertipikat itu sendiri, menelusuri riwayat transaksi sebelumnya, dokumen pengukuran dan batas bidang, serta, bila relevan, tata ruang dan peruntukan tanahnya.
Kami mendampingi pengembang, investor, dan klien perorangan dalam penstrukturan perolehan, pengaturan sewa, serta perizinan yang dibutuhkan pembangunan — persetujuan bangunan gedung, izin lokasi, dan persetujuan lingkungan — serta mewakili klien dalam sengketa yang timbul dari cacatnya alas hak, sengketa batas, dan wanprestasi perjanjian jual beli tanah dan properti. Hanya sedikit transaksi yang menyimpan risiko tersembunyi sebesar transaksi tanah yang tampak sederhana saat ditandatangani, dan hanya sedikit bidang praktik yang secara konsisten lebih menghargai ketelitian ketimbang kecepatan seperti bidang ini.
Layanan utama
- Transaksi jual beli properti
- Perizinan dan pengembangan
- Sengketa pertanahan
- Uji tuntas hak atas tanah